Agar Usaha Kita Membuat Kaya


Saat saya mengikuti talkshow tentang wirausaha, narasumber bertanya apa tujuan kita mempunyai usaha? mayoritas peserta menjawab agar bisa kaya. Terus narasumber bertanya lagi. Apa sekarang sudah kaya? Belum…jawab peserta kompak. Loh kalo punya usaha nggak kaya ngapain usaha? Tanya narasumber yang dibalas dengan tawa peserta talkshow. Ketika narasumber bertanya apa yang menyebabkan usaha kita belum bisa membuat kita kaya, bdan eragam jawabanpun terlontarkan dari para pengunjung. Ada yang menjawab karena setoran macet, ada  yang menjawab karena modal kurang, dan jawaban yang paling banyak adalah keuangan masih gado – gado. Artinya antara uang usaha dengan uang rumah tangga jadi satu. Buat belanja barang pakai uang usaha, buat belanja, bayar SPP, bayar listrik dan lain sebagianya juga pakai uang usaha.

Agar kita tidak sampai mengalami kejadian seperti di atas, kita harus memperlakukan uang seperti darah pada tubuh kita. Artinya mengalir ke seluruh bagian tubuh. Uang bagi para wirausaha adalah menyalurkan kemakmuran keseleruh bagian di dalam organisasi. Dan tugas para pemilik usaha adalah memastikan bahwa usahanya mempunyai uang, memastikan usahanya terus dapat uang, dan menyalurkan (mendistribusikan) uang kepada seluruh bagian di organisasinya.

Ada tiga cara dalam mengelola keuangann usaha kita agar usaha yang kita jalankan bisa membuat kita menjadi kaya.

  1. Atur Pengeluaran Usaha

Waspadai pos – pos pengeluaran yang biasanya pengeluarannya melebihi dari anggaran usaha. Pos – pos tersebut meliputi : sewa tempat, gaji, bonus, insentif, promosi dan pemasaran.

2. Pisahkan Uang Usaha Dengan Uang Rumah Tangga

Cara memisahkan agar uang usaha tidak bercampur dengan uang pribadi adalah dengan membuat rekening terpisah. Kita harus mempunyai rekening sendiri untuk usaha kita dan untuk rumah tangga. Jika untuk kebutuhan usaha kita bisa ambil di rekening usaha dan jika untuk keperluan rumah tangga ambil di rekening rumah tangga. Selain itu kita bisa mengambil gaji dari usaha yang kita jalankan. Besar gaji tentunya kita sesuaikan dengan keuangan yang ada di usaha kita. Jika laba usaha 3 juta perbulan tentunya kita tidak bisa mengambil semuanya. Paling tidak kita bisa ambil satu sampai dua juta, sisanya adalah laba usaha. Disiplin menerapkan hal di atas adalah kunci sukses kita mengatur keuangan usaha.

3. Gunakan Pencatatan Modern

Tidak jarang toko – toko besar dengan omzet puluhan juta perbulan pencatatannya masih konvensional dengan menggunakan buku kas. Bukannya jelek tap akan lebih aman jika menggunakan sistem akuntansi karena dengan sistem ini kita bisa mengetahui berapa stok barang yang masih ada, berapa yang terjual, bisa menganalisa pasar produk yang laris di pasaran. Untuk tenaga bisa menggunakan jasa siswa lulusan SMEA. Karena meskipun mereka lulusan SMEA tapi kemampuan mereka bisa digunakan untuk mengoperasikan sistem akuntansi. Mereka juga membutuhkan pengalaman kerja sehingga bisa mengirit biaya untuk gaji. Tentunya untuk menggunakan sistem akuntansi tersebut harus menggunakan software akuntasi. Sekarang dipasaran sudah banyak software – software akuntasi sehingga memudahkan kita menggunakannya karena tidak perlu kita memanggil teknisi atau progammer komputer.

            Dengan menerapkan ketiga langkah tersebut di atas, usaha yang kita jalankan dengan harapan bisa membuat kita kaya akan menjadi kenyataan. Tentunya disiplin dan kerja keras kita harus terus kita jaga dan selalu berdoa serta memperbanyak sedekah adalah kunci sukses usaha kita. Semoga usaha kita menjadikan kita kaya. Amiin….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s